EMPAT BUMN AKAN DIJUAL SAMPAI PERTENGAHAN TAHUN



  
    Jakarta, 18/2 (AFEC/ANTARA) - Pemerintah merencanakan untuk
memprivatisasi empat BUMN hingga pertengahan tahun ini untuk
mengejar target yang diminta IMF sebesar Rp3,25 triliun.
    "Sekitar empat," kata Meneg BUMN Laksamana Sukardi di Jakarta,
Senin ketika ditanya berapa BUMN yang akan dijual hingga pertengahan
tahun ini.
    Menurut Laksamana, diantara empat BUMN yang akan dijual adalah
PT Indosat Tbk dan PT Kimia Farma. Sementara daftar lengkap BUMN
yang akan dijual tahun ini untuk mengejar target Rp6,5 triliun masih
dibahas oleh tim privatisasi BUMN.
    "Persiapan (privatisasi) terus dilakukan dengan mempertimbangkan
aspek sosial, ekonomi, politik dengan melibatkan menteri teknis. Ada
beberapa 'PR' yang harus diselesaikan dulu supaya disiapkan lebih
matang. Jadi tim privatisasi akan rapat lagi untuk finalisasi," kata
Laksamana.
    Ditambahkan, hingga pertengahan tahun ini pihaknya akan
memfokuskan penjualan pada BUMN-BUMN yang telah direncanakan dijual
tahun lalu.
    BUMN yang batal dijual tahun lalu ada sembilan BUMN yaitu PT
Indosat TBk, PT Batu Bara Bukit Asam, PT Indocement, PT Wisma
Nusantara, PT Bank Mandiri, PT Kimia Farma, PT Angkasa Pura II, PT
Indo Farma, dan PT Semen Gresik Tbk
    Namun untuk Semen Gresik, kata Laksamana, penjualannya akan
ditunda terlebih dahulu sambil menunggu situasi yang lebih kondusif.

    Sedangkan untuk penjualan PT Indo Farma, tetap direncanakan
dijual pertengahan tahun ini meski tidak mayoritas saham yang akan
dijual.
    "Untuk Indo Farma, jumlah saham yang akan dijual mungkin tidak
terlalu banyak karena kita masih butuh obat generik. Jadi tidak
(dijual) mayoritas," katanya.
     end D012/Y005

1802022350
NNNN